Mengapa Sunyi Juga


: randu anastasia

mengapa sunyi juga yang kutemukan di mata seperti lorong-lorong dalam
mimpi penuh keghaiban riwayat mungkin sebentuk cinta atau rindu yang
hilang alamat di jejak kenangan yang lamat di mana kau gurat nama di
dalam dadamu atau di dalam waktu atau di pasir-pasir yang digoda
ombak dengan deburnya yang tak henti-henti hingga lelah jiwa hingga


Komentar

Label

Tampilkan selengkapnya

Google+ Followers

Postingan populer dari blog ini

Contoh Puisi Kehidupan di Kota Jakarta

Buku Kumpulan Puisi Kenangan Yang Memburu Karya Nanang Suryadi

URL Google Plus