PADA RAKAAT TERGESA MASIH KAU DENGAR RINDUKU?



kekasih masih kau dengar kupanggil namamu pada rakaat-rakaat tergesa?
karena dunia menyihirku dengan kesibukan. hingga tak kuliat seribu
bulan bercahaya benderang. di waktu takdirmu.

ampuni aku. bukan berarti aku tak merindu.


Komentar

Label

Tampilkan selengkapnya

Google+ Followers

Postingan populer dari blog ini

Contoh Puisi Kehidupan di Kota Jakarta

URL Google Plus