Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2004

AKANKAH ENGKAU DATANG

akankah engkau datang
dari ketiadaan

sebagai puisi
mengada lewat jemari

huruf demi huruf
yang kususun

di helai kehidupan
tergambar imaji

engkau yang kan datang
dari ketiadaan

mengada
menjelma

sebagai puisi
di hidupku

DI HADAPANMU

di hadapanmu
kupersembahkan keluh

karena diri, gusti
tak sanggup lagi

tanggungkan nyeri
merindu ini

DIMANA PUISI BERMULA

"lalu di mana segala bermula ?"
kau dengar bisik itu

seperti degup di dadaku
mendebar-debar

ketika kuingat sehuruf puisi hangus
di cerlang cahaya mata

Seperti Puisi Yang Selalu Merindukanmu

: ha

selalu saja puisi itu merindu,
di sela-sela kepenatan harimu

ia menyelinap
kabarkan kesunyian

seorang penyair
menelusur huruf

pada sayap kupu
pada hening kepompong

pada geliat ulat
dan ketiadaan

Label

Tampilkan selengkapnya

Google+ Followers