Postingan

Menampilkan postingan dari Januari, 2006

Puisi Malam

MALAM MELARUT HUJAN MELAUT

malam melarut ke kelam-hitamnya
hujan melaut ke muara-sepinya

sepi dan gigil mencari-cari

berdesing angin berdesing-desing
merapalkan mantera rahasia

sebagai bisik o merintih rintih

ini langkah sampaikah pada tepi
menjejak tapak pudar memuai

seperti hujan seperti malam

melarut ke kelam hitamnya
melaut ke muara sepinya

mengekal di ketiadaan

Puisi itu, Asan

Puisi itu, Asan

:hah

aku melirik puisi, dia sedang terduduk bersandar di sofa, mukanya
sedikit tertekuk, aku tersenyum sendiri di dalam hati, karena kutahu
dia sedang menanti, menanti dan menanti. sebentar lagi kataku,
meremangkan bisik rahasia, hingga engkau menjadi...

Contoh Puisi Kesunyian Pelaut

KESUNYIAN ITU

:nzibs

kesunyian itu kabut mengambang
di pelupuk maut

engkau menari dari kalut ke kalut
larut pada kenang segala raut

ambang rembang petang menjelang
melayang kenang disayang-sayang

ahoi, ribuan jarak menemu mimpi
tak terperi tak terberi

ODE BAGI DAUN KATA

ODE BAGI DAUN KATA

ode bergaung sampai
ke penghujung

hidup menari-nari

di relung renung
berkelebat daun kata

sepi menari-nari

ah, para perindu
berarak ke segala mimpi

menyanyi menari

di peluk sepi berulangkali
terlahir mati tak pernah henti

malang, 28 Januari 2005

Label

Tampilkan selengkapnya

Google+ Followers