Ada Siapa Ada

Ada Siapa Ada

ada siapa menyapa di sebalik tirai kabut menyeringai
mungkin detak waktu menyeru nyeru di dada sendiri di jantung sendiri
hingga hilang denyutnya hingga

ada siapa di balik tirai hingga merindu hamzah merindu fansuri
merindu attar merindu rumi merindu tardji merindu engkau menemukan
siapa tapi manusia tetap serupa musa terjerembab di tursina
tak sanggup menatap cahaya

Maha Cahaya Maha Cahaya Engkau Siapa?

Komentar

Label

Tampilkan selengkapnya

Google+ Followers

Postingan populer dari blog ini

Contoh Puisi Kehidupan di Kota Jakarta

Buku Kumpulan Puisi Kenangan Yang Memburu Karya Nanang Suryadi

Index Of The Art of Marketing and Poetry