Postingan

Menampilkan postingan dari Juli, 2006

KAWI dan YANG KITA BUTUHKAN ADALAH

KAWI

siapakah yang kau cari di situ, pada putih kabut mendung langit dingin
udara rinai gerimis melayarkan ingatan pada wajah leluhur tak kau
kenal, hanya nama yang ditoreh pada batu dan buku

putih kabut mendung langit dingin udara rinai gerimis menyapa
sepanjang jalan pendakian antara wajah lelah penziarah, lengang
masjid, torehan prasati, harum dupa, wangi bunga, pohon dewandaru,
kertas ciamsi, nyala lilin, dewi kwan im, cwimie malang….

apa yang kau cari di situ pada putih kabut mendung langit dingin udara
rinai gerimis menziarahi diri berulang kali dengan ingatan pada
perhitungan nasib baik dan buruk, peruntungan dan kesialan, kebahagian
dan kesedihan

kawi – malang, 13-14 Juli 2006


YANG KITA BUTUHKAN ADALAH

yang kita butuhkan adalah:
kerendahatian ketika diri gelisah mencari jawaban siapa diri

yang kita butuhkan adalah:
penerimaan ketika diri menyesal tak gapai mimpi-mimpi

yang kita butuhkan adalah:
kejujuran ketika diri diselimuti dusta tiada henti

yang kita butuhkan adalah:
kasih sayang ketika diri d…

Contoh Puisi Untuk Sahabat, Kawan, Teman Penyair

ADA YANG MENGERJAP DI LANGIT SUBUH

Ada yang mengerjap di langit subuh,
mungkin puisi, yang tak memejamkan mata
walau sekejap

menggoda dengan sihir kata,
hingga malam membuka rahasianya
hingga sunyi mengembun di pelupuk

matanya


DONGENG PEMULUNG WAKTU
: hasan aspahani

aku teringat dongengmu itu: pemulung waktu,
sepertinya aku sering bertemu

sepanjang perjalanan berliku,
tak henti mengawasiku

mengikut jejak bayangku
jika kutoleh, ia tersenyum

dan menyapaku, seakan menyeru:
mana waktu untukku?

sedang aku bergegas tak tentu
entah kemana menuju

namun pemulung itu mengikuti melulu
mungkin menunggu terus menungguku

menyerah di puncak sunyiku
di nol waktu



PUISI BERTAMU PAGI-PAGI

segelas besar kopi harum sekali, menyambut puisi bertamu pagi pagi. belum sempat aku mandi, berbenah rumah biar rapi

selamat pagi puisi, silakan dihirup aroma panas kopi. mari, ini bikinan sendiri sedap diteguk di dingin begini

puisi meneguk kopi terasa nikmat sekali

“apa kabar diksi dan imaji?” aku bertanya pada puisi

puisi meneguk kopi sek…

ZIKIR

ZIKIR

:dato kemala


1.
sebagai gema

menyelinap
di sunyi getirku

sebagai bisik
rindu

melintas
pintu pintu langit

ingin menemu
awal akhir segala sesuatu


2.

sebagai gema

didawam-dawam nama
dicinta cinta

di dalam dada
ia bertahta


#####


SAPA SIAPA


kata siapa punya
siapa

sapa siapa pada
siapa


#######

AKU MEMAMAH

aku memamah kata
kukira akan jadi makna

aku memamah diksi
kukira akan jadi puisi

aku memamah sunyi
kukira akan jadi bunyi

aku memamah sepi
kukira tak akan jadi nyeri

seperti ini


#######


3308071973

:ns

sebagai percakapan
membunuh waktu:

"duka bahagia ada pada detik
nikmatilah
sebelum detikmu berhenti"

tiktik detik jam
memburu waktu
dengan tanya

berjuta detik
bertiktik di jam hidupku

hingga akhirnya
hingga saatnya

detik akan berhenti
di puncak segala puncak
duka bahagia

di titik
di nol detik-Mu

Label

Tampilkan selengkapnya

Google+ Followers