Apa yang anda cari? Silakan Cari di sini

Puisi Ulang Tahun Pernikahan

Menjelang 18 Oktober

:kunthi hastorini

1.

aku ingin menulis
lagi, pada serpih hari
yang gugur

dari penanggalan
seperti puisi

yang diam diam
membayang
di pelupuk mata

terpejam


2.

tanggal berapa sekarang,
bisikmu

sebagai tanya yang sama
dalam bayang,

rentang usia

menata bata demi bata
di hidup kita


17 Oktober 2006


Aku Ingin Menulis Lagi

Aku ingin menulis lagi:

Mungkin tentang dongeng,
manusia lumpur yang tiba-tiba datang
ke dalam mimpiku

Mungkin tentang waktu
yang tiba-tiba membiru
seperti jam yang meleleh
di kanvas salvador

Aku ingin menulis lagi:

Mungkin mengisi kekosongan
jeda di dalam dada
hingga hari-hari menjadi hibuk
sibuk memaknai tanda

Mungkin seperti sediakala
menulis tentang cinta dan cinta
di hari hari menua
dan uban memenuhi kepala

Aku ingin menulis lagi. dan lagi.
tentang cintaku kepadamu

selalu!


17 Oktober 2006


BAHKAN JIKA

rabalah dadaku,
dengar detak di dalamnya,

sebagai puisi:

"bahkan jika waktu tak lagi ada,
di surga atau neraka

kita akan tetap bersama

bahkan jika dunia telah tutup usia
di surga atau neraka

kita akan tetap mencinta"

19 Oktober 2006

Komentar

Label

Tampilkan selengkapnya

Google+ Followers

Postingan populer dari blog ini

URL Google Plus

Personifikasi Matahari, Hujan, Tiang Listrik