Postingan

Menampilkan postingan dari Februari, 2007

Pinjam Celana

:jokpin

aku pinjam celana sebentar,
aku ingin menulis puisi tentang senja,
mungkin juga tentang sebuah celana,
yang aku pinjam, senja ini
sebentar saja

"tapi celanaku telah usang, nanang
aku pinjamkan rambut saja, mau?"

rambut? rambut siapa yang
bertumbuhan di halaman tubuhmu
disisir hujan tak henti merindu

"hahaha, pakai payung dong!"

ya, ya, rambut kehujanan menggigil
tanpa payung

dan celana

Apa Kabar Apa

:ook nugroho

apa kabar, kata sebuah suara, masih menulis puisi?

aih, mengapa aku menjadi mabuk begini
tak ada siapa di sini

kabar apa, kata sebuah puisi, masih mencari suara?

o, mengapa aku perih begini
tak ada puisi

dunia gaduh ramai, tapi sepi
lagi lagi sepi

di dalam sini

Kota Yang Ditenggelamkan

:sidoarjo

mungkin ingin kau catat berapa airmata yang meluber melumpur
kota yang ditenggelamkan,
di sebuah kenangan, di sebuah ingatan
puisi yang menggapai-gapai kehilangan

Kota Yang Tenggelam

:jakarta

adakah yang ingin kau tanyakan, pada deras hujan
tapi mungkin cemas telah kehilangan tanya,
juga kata

"kota yang tenggelam, kota yang tenggelam"
ada suara bergema di dalam kepala

adakah yang ingin kau tanyakan, pada deras alir mengalir
tapi mungkin takut telah kehilangan tanya,
juga kata

"kota yang tenggelam, kota yang tenggelam"
ada bisik tak berhenti di telinga

adakah yang ingin kau tanyakan, pada:
suara-suara

Label

Tampilkan selengkapnya

Google+ Followers