Bulan Kelahiran

mari kita berhitung

detik
demi detik,

menit
demi menit,

jam
demi jam,

hari
demi hari,

minggu
demi minggu,

bulan
demi bulan,

tahun
demi tahun,

windu
demi windu,

mari kita berhitung,
tinggal berapa waktu lagi


juli, 2008

Komentar

  1. salam kenal
    puisi-patah-hati.blogspot.com

    BalasHapus
  2. jadi ingat krisdayanti....menghitung hari hehehe...

    BalasHapus

Posting Komentar

Label

Tampilkan selengkapnya

Google+ Followers

Postingan populer dari blog ini

Contoh Puisi Kehidupan di Kota Jakarta

Buku Kumpulan Puisi Kenangan Yang Memburu Karya Nanang Suryadi

Index Of The Art of Marketing and Poetry