HANYA SENYUM

setelah gempa menggoyang,
banjir melanda,
lava panas menerjang
lelehkan air mata dimanamana

setelah itu,
sunyi

yang membahagiakan

Komentar

Label

Tampilkan selengkapnya

Arsip

Tampilkan selengkapnya

Google+ Followers

Postingan populer dari blog ini

Contoh Puisi Kehidupan di Kota Jakarta

Buku Kumpulan Puisi Kenangan Yang Memburu Karya Nanang Suryadi

Sajak di Kampung dan Kafe-kafe